Monday, 11 August 2008

Konsep Mengumpulkan 1000 Tokoh Gorontalo

Tepatnya Pada Tanggal 11 Agustus 2008 Pukul 21:00 Wita Team Moawota melakukan pertemuan di Rumah Bapak Ir. Ramdhan Pomanto yang beralamat di Jl. Lanto Dg.Pasewang di Cafe Enak-Enak. Dalam pertemuan tersebut Hadir mewakili Team moawota di antaranya : Jimmy Uno bersama Istri, Arfand Yusuf, Roem Daly bersama Istri, Arfand Entengo,Aripin Uno Bersama Istri, Sandy Marjdun , Taufik Polapa, Non Nau'e, Atar dan Tuan Rumah sendiri Dany Pomanto yang di temani oleh Udin Razak.

(Suasana Diskusi : Arfand Yusuf sedang menyampaikan Rencana Ke depan)

Pada pertemuan tersebut di hasilkan beberapa Ide untuk bisa mensukseskan acara di Gorontalo nanti, dimana secara garis besar dengan tema "1000 Tokoh Gorontalo Berkumpul untuk Memajukan Gorontalo" tentu saja hal ini perlu mendapat dukungan dari semua pihak baik dari LSM, Mahasiswa, Pemda, Media Cetak dan Komponen Lainnya karena ini di harapkan setelah kegiatan tersebut bisa menghasilkan Gagasan yang nyata utk bisa di jadikan Refrensi bagi Pemimpin Gorontalo ke depan. Karena seperti di yang di ketahui bahwa banyak sekali Tokoh Masyarakat Gorontalo baik yang ada di Gorontalo maupun yang di luar Gorontalo sangat mengharapkan pertemuan tersebut yang di kemas secara exlusive. Apalagi berdasarkan Survey di lapangan yang di lakukan oleh Ketua Moawota beberapa saat lalu ke Gorontalo di mana pada saat Hari H pelaksaanaan Kegiatan Moawota tanggal 4 Oktober 2008 pada saat itu SMA 1 Gorontalo Angkatan 70-an dan 80-an melakukan Reuni dengan mengambil tempat di Dulohupa dan ini merupakan moment yang sangat penting mengumpulkan Tokoh2 masyarakat Gorontalo untuk bisa duduk bersama dan berkumpul memikirkan Kemajuan Gorontalo.

Acara tersebut tentu saja di usahakan di kemas bukan dalam bentuk seperti Seminar pada Umumnya, sehingga di harapkan suasanan terasa seperti merakyat, juga di harapkan adanya Pemangku Adat serta pembacaan Pantun yang berbahasa gorontalo sehingga peserta yang hadir bisa merasakan suasana Gorontalo yang lebih dalam lagi. dan tentu saja hal ini akan terus di carikan formatnya agar kegiatan tersebut tidak terkesan asal-asalan.

Untuk Nara Sumber dalam kegiatan tersebut pihak panitia telah melakukan pertemuan dan menanyakan kesiapan dari setiap Nara Sumber dan Alhamdulillah semua menyatakan kesiapannnya menjadi nara Sumber dalam kegiatan tersebut. Adapun Nara Sumber untuk Acara tersebut adalah :
  1. DR. Fadel Muhammad (Gubernur Prop. Gorontalo)
  2. Sandiaga Uno, Phd (Pengusaha)
  3. Prof. DR. Nelson Pomalingo (Rektor UNG)
  4. Rizal Djaafara (Ketua BI Makassar)
  5. Ir. H. Muhammad Ramdan Pomanto (Sekum Himpunan Saudagar Gorontalo)
Yang menjadi moderator dalam Acara tersebut adalah : DR.Ir. Novati Eni Dungga, MP.
(Contoh Baliho yang akan di Pasang di Gorontalo di beberapa titik Kota dan Kabupaten)

Adapun lokasi penyelenggaran acara tersebut pada pertemuan tersebut menjadi perdebatan di antara peserta yang hadir karena mengingat jumlah peserta yang begitu besar nanti hal tidak mungkin jika acara tersebut di arahkan ke Hotel Quality Gorontalo, saat ini pihak panitia telah melakukan Loby ke pihak Hotel Quality dengan tawaran harga Rp. 6 Juta per 8 Jam. Untuk itu Pihak panitia akan melakukan pertemuan selanjutnya untuk sesegera mungkin memastikan tempat kegiatan.

Pada kesempatan itu pula ketua moawota Rivai Jimmy uno menyampaikan telah melakukan pertemuan dengan Ketua Badan Investasi Prop. Gorontalo Bapak Fahruddin Ulillingo dan menyampaikan kesiapan beliau untuk mendukung kegiatan panitia tersebut, khususnya dalam hal Tempat penyelenggara dan Operasional selama di Gorontalo. Demikian dengan Ketua HSG Prop. Gorontalo Bapak Toni Uloli melalui Dany Pomanto selaku Sekum HSG menyampaikan Dukungan dalam kegiatan tersebut.
(Tampak : Anna Bobihu, Dany Pomanto, Sandy Marjun, lagi mendengarkan masukan dari DP)

Sandy Marjun yang mewakili Panitia kegiatan yang saat ini berdomisili di Gorontalo menjelaskan kesiapannya bersama team lainnya yang ada di Gorontalo untuk mensukses kegiatan yang cukup besar kali ini. Sandy juga menyampaikan bahwa saat ini ada sebagian masyarakat gorontalo mulai mendengar rencana kegiatan tersebut tapi belum tahu apa yang akan di bicarakan pada acara tersebut, untuk itu sandy mengharapkan agar teman-teman panitia datang ke gorontalo jangan pada H-2 baru berada di gorontalo agar persiapan dari tempat dan setting acara nanti akan lebih maksimal lagi.

(Sandy Marjun lagi mermberikan masukan pada teman2 panitia)

Tentu saja apa yang di khawatirkan oleh saudara Sandy Marjun menjadi pemikiran bersama agar hal2 yang menjadi hambatan pelaksanaan kegiatan tersebut sedini mungkin bisa di atasi.

beberapa masukan dari Pak Dany yang perlu di pertimbangkan oleh Panitia adalah :
  1. Daftar Undangan Peserta By name sudah mulai di Buat mulai saat ini
  2. Dalam Undangan tersebut yang bertanda Tangan dan Turut Mengundang : Gubernur, Walikota,Bupati, Rektor UNG, Ketua HSG
  3. Dalam Undangan tersebut di cantumkan, para peserta yang hadir di wajibkan membawa 1 buah buku apa saja untuk di sumbangkan dalam kegiatan acara tersebut yang nantinya buku tersebut akan di sumbangkan kepada perpustakaan daerah.
Di akhir pertemuan tersebut team pengarah kegiatan Aripin uno menyatakan terima kasih kepada Dany pomanto yang bersedia menerima Para Panitia serta menyatakan kesiapannya dalam membantu panitia dalam mendukung biaya Operasional khususnya untuk Lokasi Penyelenggaraan acara serta bersedia membiayai pembuatan Baliho dan Spanduk untuk kegiatan acara tersebut.
Pertemuan berakhir pukul 23:45 Wita. Terima kasih Pak Dany atas keikhlasannnya menerima para Panitia dan sekaligus memberikan bantuan demi sukses nya acara tersebut.

(Dany Pomanto latar Belakang Cafe Enak-Enak)
(Ustad Sandy Marjun (PKS), Arfand Entengo)

MOHON DUKUNGANNYA SEMUA PIHAK DEMI SUKSESNYA ACARA "1000 TOKOH GORONTALO UNTUK MEMAJUKAN GORONTALO...."








































[+/-] Selengkapnya...

Thursday, 31 July 2008

Berita Foto Moawota di Akhir Juli 2008

Dalam beberapa Minggu terakhir ini Moawota makassar terus melakukan konsolidasi untuk persiapan kegiatan acara di Gorontalo, sebagai langkah awal dengan membentuk Yayasan Moawota di Kantor Notaris Ellen Rumambe, SH, Mkn, Di samping itu untuk Divisi Olah Raga yang di Koordinir oleh Arifin Uno telah mendapat sambutan dari para petinggi KKIG Makassar salah satunya Om Kadir Buloto selaku Sekretaris KKIG Makassar. Sebelumnya Juga Moawota sebagai rasa kepedulian sesama masyarakat Gorontalo yang ada di Kota Makassar Turut Melayat 16 Juli 2008 Atas Wafatnya Alm. Drs. Abdul Wahab Duyo (Kepala BAWASDA MAROS) Semoga Arwah Alm di terima oleh Allah Swt.

Berikut Galery Berita Moawota dalam Foto :
1. Melayat ke Rumah Duka Alm. Drs. Abdul Wahab Duyo :

(Alm Abdul Wahab Duyo bersama Istri)
(Emy Roem Daly,Yulin Hadju datang Melayat Ke Rumah Duka)
(Yayat Duyo tampak di rumah Duka masih Family dekat Alm)
(Tampak Husin Marjun (Sesepuh KKIG) di Rumah Duka)
(Karang Bunga Ucapan Berduka dari Bupati Maros)

2. Peresemian Pembukaan Divisi Olah Raga Moawota Makassar :

(H.Kadir Buloto Sekum KKIG/Sekretaris KONI SulSel memberikan Sambutan)

(Penyerahan Kaus Moawota Sport kepada Sekretaris KKIG oleh Koord Sport Moawota)
(Konsumsi Kegiatan Kacang Ijo dari Ibu Emy Roem Daly)
(Kaus Moawota Sport)
(Peserta yang hadir di Gor Andi Mattalata)
(Pemain lagi istirahat ....)
(Arfand Entengo dan Jen Kelelahan habis bertanding)
(Agung lagi tunggu Bola .... Semangat Gung......!!!)

(Boby Hamzah berpasangan dengan Agung Lawan Jimmy Uno)

3. Foto Dengan Gubernur SulSel dan Ketua BI Makassar
(Rahmat Pateda,Rizal Djafara(BI), Syahrul Y.Limpo (Gubernur),Yana Makaraw)


(SUKSES BUAT SEMUA TEMAN MOAWOTA DAN MAJULAH GORONTALO KITA BERSAMA)





[+/-] Selengkapnya...

Sunday, 13 July 2008

Kegiatan Moawota Dalam Sepekan di Awal Juli

Tanggal 6 Juli 2008 Komunitas Moawota Makassar berkumpul di Rumah Anna Bobihie di Jl.Boulevard Kompleks Lily Panakukang Mas dalam kegiatan Rutin setiap awal bulan di minggu pertama Arisan, Acara yang dibuka sejak Pukul 11:00 Wita yang isi dengan Ceramah agama dari Ustad sangat membuat antusias Para Peserta yang hadir mengikuti Siraman Rohani dari Penceramah.

Dalam kesempatan tersebut yang di hadiri kurang lebih 80% dari Jumlah Komunitas Moawota sebanyak 80 KK (Kepala Keluarga) yang masih tergolong sangat muda dan energik, membuat suasana di Rumah anna bobihoe sangat ramai dari para peserta arisan yang banyak membawa anak-anaknya. Pada kesempatan itu tepat pada pukul 12:00 Wita di barengi dengan waktu isitirahat makan siang, Ketua Umum Moawota Jimmy Uno menyampaikan Agenda-Agenda Kegiatan moawota Makassar di tahun 2008. Selanjutnya di sampaikan oleh ketua Panitia Arfand Yusuf. Dalam kesempatan itu Ketua panitia menjelaskan apa saja yang telah di lakukan selaku ketua panitia dan apa saja yang akan diagendakan ke depan untuk bisa mensukseskan kegiatan Moawota di Gorontalo. sebagai ringkasannya Ketua Panitia menjelaskan mengenai Progres Panitia Hingga pada Bulan September 2008 dimana dalam waktu dekat akan melakukan pertemuan silahturahmi dengan Pimpinan BI (Bank Indonensia) Makassar Bapak Rizal Djafara, selanjutnya dengan Gubernur Gorontalo Bapak Fadel Muhammad. Pada kesempatan itu pula Ellen Rumambe selaku Notaris yang juga merupakan Anggota dari Moawota memberikan Penjelasan mengenai Rencana Pihak teman-teman moawota untuk me Legalkan Moawota untuk di jadikan sebuah Yayasan Sosial.

Acara pada saat itu berlangsung dengan sangat keakbraban dan kekeluargaan apalagi yang menjadi tuan rumah sangat ramah kepada para tamu yang datang, acara berakhir pada pukul 14:00 Wita dan di tutup dengan Foto Bareng dengan semua peserta yang Hadir.

Tanggal 8 Juli 2008, melakukan Pertemuan dengan Pimpinan Bank Indonesia Makassar Bapak Rizal Djafara yang di terima oleh beliau langsung di Ruangan kerjanya, Dalam kesempatan tersebut yang di hadiri oleh Ketua Umum Moawota dan Ketua Panitia diantaranya : Jimmy Uno,Arfand Yusuf, Emy Roem Daly,Arfand Entengo. Adapun maksud dari pertemuan tersebut adalah melakukan Sosialisasi kepada Bapak Rizal Djafara dan sekaligus menanyakan kesiapan beliau untuk menjadi Nara Sumber di Gorontalo nanti pada Acara Moawota Gorontalo. Pada Prinsipnya Beliau bersedia untuk menjadi Nara Sumber pada acara tersebut dan sangat senang dan bangga bisa bertemu dengan warga gorontalo yang ada di Makassar yang walaupun berada Jauh dari Gorontalo akan tetapi masih tetap peduli dengan perkembangan Kampung Halaman Gorontalo. Di akhir pertemuan pak Rizal Djafara menyampaikan kepada teman-teman moawota bahwa beliau sangat terbuka bagi siapa saja untuk berkomunikasi sepanjang positif apalagi demi kemajuan gorontalo. di Tutup dengan Foto bersama di ruangan beliau.

Tanggal 13 Juli 2008, pukul 12:00 Wita Moawota Makassar melakukan Sosialisasi Kegiatannya dengan melakukan Informasi kepada Perkumpulan Gorontalo yang ada di Makassar salah satunya Perkumpulan Keluarga UNO yang ada di Makassar, dalam kesempatan itu Moawota yang di wakili oleh Jimmy Uno, Icky Polapa dan Arifin Uno, menyampaikan kepada keluarga Uno yang hadir di antaranya : Dr. Yamin Uno, Husin Marjun, Muktar Uno, Irwan Firdaus Uno, dll dan dari Pihak keluarga Uno yang ada di Makassar sangat mendukung kegiatan dari Moawota untuk memikirkan Gorontalo ke depan.Pada kesempatan itu Salah satu Sesepuh Uno yang ada di Makassar Ayah dari Irwan Uno memeberikan masukan kepada moawota agar generasi Muda perlu berhati-hati ke depan jika menjadi pejabat atau pemimpin karena godaan yang terberat adalah "Duit dan Wanita".

Tanggal 13 Juli 2008, Pukul 19:30 Wita Moawota Makassar melalui Seksi Olah Raga yang di Koordinir oleh Arifin Uno melaksanakan Olah Raga di GOR Andi Mattalata, dan Program Olah raga ini merupakan bagian dari Visi dan Misi Moawota untuk mengOlahragakan Warga Gorontalo melalui Komunitas Moawota. Adapun pertandingan di adakan pada malam itu baru sebatas Bulu Tangkis walaupun para peserta yang hadir pada malam itu hanya berjumlah 20 orang peserta yang terdiri dari Unsur Moawota dan Mahasiswa (HPMIG) pertandingan pada malam itu berjalan sangat seru. Ke depan di harapkan Kegiatan Olah Raga yang di adakan oleh Moawota setiap Minggu Malam di GOR tersebut bisa di sosialisasikan kepada seluruh Komunitas Gorontalo yang ada di Makassar sehingga ke depan bisa menjadi Ajang mengumpulkan masyarakat Gorontalo melalui Olahraga.
Tampak yang Hadir pada Malam tersebut dan sempat terjun ke lapangan untuk bertanding di antaranya :
Jimmy Uno, Arifin Uno, Arfan Entengo, Arfand Yusuf, Icky Polapa, Rizaldy Uno (Moawota), Nasruddin Dali, Didi Tolohula (Pegadaian MKS), Ian, Indra Dunggio, Jen (HPMIG).
Acara Olah Raga pada malam itu di Sponsori oleh AIR PRO dan Dari Pegadaian Makassar. Para Peserta yang hadir pun kehausan dan langsung minum air Mineral AIR PRO, dan Makanan Nasi Goreng yang di sediakan oleh Pegadaian Makassar. Terima kasih bagi semua pihak yang terus mendukung Kegiatan-Kegiatan yang di Selenggarakan oleh Moawota Makassar.


Nantikan Informasi selanjutnya HanYA di BLOG ini, rencananya Siang ini Pihak Moawota akan melakukan Pertemuan dengan Gubernur Gorontalo Bapak Fadel Mummad.

Salam


Humas.




























[+/-] Selengkapnya...

Sunday, 29 June 2008

Silahturahmi Dengan Ketua KKIG, Dan Rapat Kecil

Makassar, 29 Juni 2008. Dengan semangat dan kekeluargaan yang tinggi dan menghormati para sesepuh Masyarakat Gorontalo yang ada di Makassar Pihak Panitia Moawota Gorontalo melakukan Kunjungan ke kediaman Ketua KKIG Prof. Yahya Hiola, M.Ed. di Jalan Baji Gau Makassar 27 Juni 2008, sebelum bertolak ke Kediaman Ketua KKIG, Para panitia yang hadir pada malam itu diantaranya : Jimmy Uno,Arfand Yusud + Istri,Arfand Entengo + Istri, Arifin Uno + Istri, Icky Polapa melakukan pertemuan Awal di Cafe Hartaco sambil melakukan Persiapan kegiatan serta membicarakan hal apa saja yang perlu di sampaikan kepada ketua KKIG Makassar.

Tepat pada pukul 20:45 Wita Panitia Kecil ini meluncur ke kediaman Ketua KKIG Prof.Yahya Hiola dan ti terima secara kekeluargaan. dalam kesempatan tersebut pihak panitia yang di pimpin oleh katua panitia Arfand Yusuf langsung menyampaikan maksud dan tujuan dari Kunjungan Malam itu, setelah mendengar penyampaian dari ketua panitia, Prof Yahya Hiola sangat senang sekali mengenai Kepedulian dari para Generasi Muda Gorontalo yang tergabung dalam Komunitas Moawota yang masih peduli tentang kemajuan gorontalo walaupun berada di Kota Makassar. Pada Kesempatan tersebut Ketua KKIG menyampaikan dukungannnya mengenai rencana kegiatan Moawota yang akan melaksanakan Seminar di Gorontalo.
Di akhir pertemuan dengan Ketua KKIG Para Panitia masih sempat melakukan Foto Bersama dengan Ketua KKIG.

Kesokan Harinya tepatnya tanggal 28 Juni 2008 tepat pukul 14:00 Wita pihak Moawota melakukan kunjungan ke Sekretaris KKIG Makassar H.Abdul Kadir Buloto kebetulan beliau saat ini menjabat sebagai Sekjen KONI SulSel, sehingga Pihak Panitia mendatangi Kantor KONI SulSel yang beralamat di Gedung GOR Mattoanging Andi Mattalat Makassar, dalam pertemuan tersebut Kadir Buloto sangat antusias sekali mendengar penyampaian dari Arfand Yusuf Cs mengenai kegiatan Moawota di Tahun 2008 dan bahkan Kadir Buloto sangat antusias mendengar penjelasan dari pembicara. Dalam kesempatan tersebut Abdul Kadir Buloto berharap sebelum beliau ke Jakarta tanggal 4 Juli 2008 menghadiri Pra PON di harapkan Pihak Moawota melakukan pertemuan dengan Seluruh masyarakat Gorontalo yang ada di Makassar melalui perwakilan Ketua Sektor Gorontalo yang ada di Makassar.

28 Juni 2008, Orang Tua dari Anggota Moawota Sdri Nining Djabu masuk Rumah Sakit Islam Faisal, sebagai rasa peduli sesama masyarakat gorontalo khususnya komunitas Moawota, ketua Moawota melakukan kunjungan ke Rumah Sakit bersama Panitia lainnya sebagai ungkapan solidaritas Moawota kepada anggotanya. Dalam kesempatan tersebut Ketua Moawota memberikan Sumbangan Rutin kepada anggota yang di timpa musibah.Semoga bermanfaat.


29 Juni 2008, Minggu Siang Pukul 13:00 Wita Moawota yang di wakili oleh Taufik Polapa menghadiri 40 Hari Wafatnya Alm. Ny. Hj. Sidiki (Kakak Kandung Om Pulu Sidiki), Para Undangan yang hadir umumnya dari Keluarga besar INOGALUMA yang berasal dari Suwawa banyak terlihat di acara 40 hari tersebut, secara kebetulan Taufik Polapa sempat berbincang dengan Istri dari OPS dan Anak dan masih menyempatkan waktu utk berfoto bersama Keluarga OPS. Semoga Anaknya OPS siap bergabung bersama Moawota Makassar.

29 Juni 2008 Minggu Malam bertempat di Rumah Ketua Moawota Jimmy Uno di Jl. Perkebunan Makasar mengundang Perwakilan masing-masing Ketua Seksi dari Kegiatan Moawota Gorontalo, Hadir pada malam itu : Arfand Yusuf + Istri, Arifin Uno + Istri, Icky Polapa + Istri, Yaya Duyo + Istri,Non Nau'e, Arfand Entengo, Indra Dunggio. Dalam pertemuan malam itu yang membicarakan Agenda "Hasil yang telah di capai Untuk Persiapan Kegiatan Moawota Gorontalo". Pertemuan yang berlangsung sejak Pukul 20:00 Wita s.d 22:30 Wita. Dalam pertemuan Malam itu ada beberapa point yang di bicarakan :

  1. Kekecewaan Panitia karena Hingga saat ini terhadap Tokoh Gorontalo yang ada di Makassar yang hanya memberikan Janji tapi realisasinya terasa sulit untuk di Jumpai.
  2. Penanda Tanganan Surat Kepada Pimpinan Sriwijaya Makassar sebagai Follow Up Moawota Air Lines.
  3. Pembagian Tugas dan Rencana Kegiatan Ke Depan agar di Bulan September Semua Kegiatan Panitia sudah Final.
  4. Melakukan Road Show ke seluruh Element Masyarakat Gorontalo yang ada di Makassar mengenai Kegiatan Moawota di Gorontalo yang di Mulai Bulan Juli s.d Agustus 2008.
Pertemuan tersebut di Prakarsai oleh Ketua Moawota dan Ketua Panitia sebagai bentuk Rasa tanggung jawab yang tinggi dalam mengemban Tugas yang mulia untuk memikirkan Gorontalo.
Terima kasih Pak Ketua...... semoga kegiatan yang di harapkan dapat terlaksana dengan sukses di Gorontalo.

(Foto Kegiatan Menyusul)

[+/-] Selengkapnya...

Tuesday, 24 June 2008

Adhan Dhambea Bertemu dengan Moawota di Clarion

Makassar 24 Juni 2008, bertempat di Hotel Clarion Makassar Jl. AP Pettarani, Walikota Gorontalo Bapak Adhan Dhambea melakukan pertemuan dengan Para Pimpinan Moawota Makassar di Lobi Hotel Clarion, Adapun dari Pihak Moawota di wakili oleh : Jimmy Uno, Arfand Yusuf, Anna Bobihoe, Arfand Entengo dan Agung.



Pada Pertemuan tersebut Walikota Gorontalo Adhan Dhambea mendengarkan penjelasan dari Ketua Moawota mengenai Rencana kegiatannya di Gorontalo yang akan di laksanakan pada tanggal 4 Oktober 2008, pada dasarnya Bapak Adhan sangat mendukung sekali kegiatan tersebut apalagi Pertemuan seperti ini sudah pernah terjadi sebelum Pak Adhan menjadi Walikota Gorontalo sehingga Nama Moawota sudah familiar bagi Pak Adhan. Di akhir pertemuan dengan Walikota Gorontalo masih menyempatkan Foto bareng.

Kebetulan pada saat yang bersamaan di Hotel Clarion Hadir pula Gubernur Gorontalo dan Bupati Gorontalo,moment ini digunakan utk melakukan silahturahmi dengan para pejabat Teras dari Propinsi Gorontalo.

Sebagian dari Anggota Moawota melakukan aktivitas dalam pembuatan surat menyurat utk di tujukan kepada pejabat gorontalo tersebut berlokasi di Kamar 536 Hotel Clarion, hadir pada malam tersebut di antaranya : Arfand Yusuf (perwakilan Prop gtlo), Agung, Arifin Uno, Jimmy Uno, Arfand Entengo, Taufik Polapa, kegiatan di kamar 536 berlangsung hingga pukul 2:00 sambil menanti Siaran Langsung Piala Eropa antara Turki vs Jerman, tapi karena terjadi salah paham sehingga Siaran Langsungnya di Tunda Esok harinya sehingga membuat teman-teman yang hobi bola kecewa dan langsung plg ke rmh melanjutkan istirahat, sebagian lagi tetap menetap di kamar 536 sambil di temanin dengan Konsumsi Martabak dan Kopi Mix.Arfand Yusuf & Agung
Arfand Entengo & Agung

Semoga Acaranya bisa mendapat dukungan dari semua pihak.


[+/-] Selengkapnya...

Pengesahan SK Panitia Kegiatan 2008

Makassar, 21 Juni 2008 bertempat di Gedung LP3ED Jl. Dr.Ratulangi Seluruh Panitia Moawota 2008 Hadir untuk membicarakan pengesahan Keputusan SK Panitia kegiatan.
Pada kesempatan tersebut yang di hadiri kurang lebih 80 Orang yang terdiri dari Unsur Mahasiswa HPMIG, sdr Budi (ketua HPMIHG Makassar) bersama teman2 ASPURA Gorontalo S.Carekang, serta unsur dari Moawota sendiri. Dalam pertemuan tersebut yang di buka oleh Ketua Moawota Sdr. Jimmy Uno selanjutnya di serahkan kepada Ketua Panitia Sdr. Arfand Yusuf menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para peserta yang hadir memenuhi undangan untuk pengesahan SK Panitia Acara, selanjut Ketua Panitia menjelaskan Tujuan dari Kegiatan tersebut serta apa saja yang telah di lakukan oleh para Panitia utk mensukseskan acara tersebut mulai dari melakukan pertemuan kecil selanjutnya sosialisasi dengan beberapa pejabat Gorontalo dan para akademisi, untuk itu harapan Ketua Panitia agar dukungan sepenuhnya dari Panitia yang telah di berikan kepercayaan dalam kegiatan acara nanti.

Acara yang berlangsung sejak pukul 16:30 Wita tersebut berlangsung sangat seru karena masing-masing dari perwakilan Seksi yang di percayakan diberikan kesempatan utk menyampaikan pendapatnya diantaranya :

Tuti Mujarab (Koord. Seksi Dana):
Berterima kasih di berikan kepercayaan utk menanganani dana kegiatan dan Bendara untuk Moawota Airlines, dan sangat bangga sekali bisa bergabung dengan saudara-saudara gorontalo dalam komunitas Moawota, di akhir kata sambutan Tuti Mujarab memberikan Sumbangan Awal kepada panitia sebesar Rp. 2 Juta.

Uki Panigoro (Pembantu Umum) :
Sebagai orang dari Akademisi maka sudah selayaknya mendukung kegiatan ini, karena dengan terselenggaranya kegiatan ini diharapkan bisa melahirkan satu konsep untuk bisa membangun gorontalo ke depan, di Samping itu pula karena kegiatan ini di dukung sepenuhnya oleh Badan Investasi Propinsi Gorontalo dimana Ketuanya adalah masih keluarga dari Bu Uki, maka harapannya agar untuk komunikasi dengan Badan Investasi Propinsi Gorontalo ke depan ibu Uki akan menjembataninya demi mendapat dukungan penuh dari BIP.

Petty Patricia Panigoro & Indra Dunggio (Seksi Acara)
Akan berusaha mencari Format acara yang tepat ke depan agar kegiatan yang besar ini tdk terkesan dadakan pada saat pelaksanaan kegiatan di hari H nanti. Untuk itu perlu masukan dari teman-teman lain mengenai Konsep mengenai Kegiatan ini, agar tdk terjadi salah paham.

Budi (Ketua HPMIG Makassar)
Ucapan terima kasih kepada Para Senior yang ada di Moawota karena melibatkan HPMIG dalam setiap kegiatan Moawota dan tentunya para Mahasiswa di Kota Makassar akan mendukung sepenuhnya kegiatan yang di canangkan Oleh Moawota tersebut.

Rizan Mahmud (Seksi Humas)
Kebetulan Rizan merupakan karyawan Telkom Makassar, maka ke depan akan berusaha utk bisa melakukan komunikasi dengan pihak telkom Gorontalo untuk membantu dan mendukung kegiatan acara dari moawota nanti di Gorontalo dalam bentuk Free Hotspot di area Kegiatan.Sehingga para peserta yang datang membawa Laptop bisa melakukan Browsing secara Free di lokasi kegiatan.

Supandi Husain (Pembantu Umum)
Sebagai orang yang baru bergabung dalam komunitas Moawota yang memiliki semangat yang luar biasa dalam memikirkan Gorontalo maka pada kesempatan tersebut menyumbangkan kepada panitia Uang Sebesar Rp. 500 Ribu. semoga bisa bermanfaat.

Yulin Hadju (Pembantu Umum)
Memberikan Sumbangan Sebesar Rp. 250 Ribu untuk Panitia Kegiatan.

Hera Dorasa Monoarfa (Wakil Bendahara)
Memberikan Sumbangan dan mendukung kegiatan acara Moawota.

Arfan Entengo (Wakil Sekretaris)
Pentingnya untuk melakukan pembuatan Arsip setiap pertemuan kegiatan agar memiliki bukti tertulis mengenai kegiatan acara serta pentingnya rasa kebersamaan dalam setiap kegiatan demi suksesnya kegiatan Moawota Gorontalo.

Dari sekian pendapat yang di kemukakan masing-masing seksi mendapat tanggapan dan jawaban dari ketua panitia kegiatan (Arfand Yusuf), yang pada dasarnya sangat bangga sekali dengan rasa kebersamaan dari para anggota Panitia baik dalam dukungan materil maupun ide-ide yang sangat inspiratif. dan tentunya pertemuan tersebut memiliki arti tersendiri bagi ketua panitia karena banyak hal-hal yang bisa di hasilkan dari pertemuan tersebut.

Tepat pada pukul 18:00 Wita sebelum masuk pada shalat magrib pertemuan di tutup oleh ketua Moawota Jimmy Uno, selanjut masing-masing peserta melanjutkan perjalan ke rumah dengan membawa tugas yang di percayakan.

Semoga Pertemuan di LP3 ED merupakan awal yang baik bagi panitia kegiatan untuk melaksanakan tugas yang mulia untuk membangun Gorontalo ke depan.

Berikut di Kutip isi dari SK Kepengurusan Panitia Moawota Gorontalo :


URAT KEPUTUSAN

PENGURUS MOAWOTA MAKASSAR

Nomor : 001/SK/MWT/VI/2008


TENTANG


Panitia Pengarah dan Panitia Pelaksana

MOAWOTA ’Berkumpul Untuk Masa Depan Gorontalo’


Menimbang :

a.

Bahwa guna membangun semangat Persaudaraan, Rasa memiliki, serta respon sosial terhadap pembangunan di Gorontalo maka perlu mengadakan MOAWOTA ’Berkumpul Untuk Masa Depan Gorontalo’


b.

Bahwa untuk maksud tersebut diatas perlu ditetapkan dengan Surat Keputusan Pengurus Moawota Makassar tentang Panitia Pengarah dan Panitia Pelaksana


Mengingat :

a.

Program Kerja dan Rekomendasi Pengurus Moawota di RM Barugae Makassar bulan april 2008


b.

Rapat Pengurus Moawota, masing-masing di Sekretariat Moawota, di Kediaman Bapak Rum Dalie dan di Kantor Bapak Dani Pomanto bulan mei 2008.


MEMUTUSKAN


Menetapkan





PERTAMA :


Menunjuk nama-nama Panitia Pengarah dan Panitia Pelaksana Moawota, sebagaimana terlampir.

KEDUA :


Tugas Panitia Pengarah mempersiapkan Materi, Bahan serta hasil-hasil rumusan kegiatan.


KETIGA :


Panitia Pelaksana mempersiapkan dan melaksanakan teknis kegiatan serta melakukan konsultasi dengan Panitia Pengarah.


KEEMPAT :


Surat Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan akan ditinjau kembali jika terjadi kekeliruan dalam penetapannya.




Ditetapkan di : Makassar

Pada Tanggal : 15 Juni 2008




KETUA MOAWOTA





Drs. Rivai Jimmy Uno


Lampiran

Panitia Pengarah dan Panitia pelaksana


Pelindung :

Gubernur Propinsi Gorontalo

Walikota dan Bupati se Gorontalo


Penasehat :

Kepala Badan Investasi Propinsi Gorontalo

Ketua Himpunan Saudagar Gorontalo

Ketua KKIG Makassar


PANITIA PENGARAH

Koord : Ir. Mohammad Ramdhan Pomanto

Roem Daly,SH.MH.

DR.Ir. Novati Eni Dungga, MP.

Drs. Rivai Jimmy Uno

Arifin Uno

Yoce Pateda,SE


PANITIA PELAKSANA

Ketua Panitia : Arfan Sery Jusuf,S.Ag, M.Si

Wkl Ketua : Emmy Roem Daly

Sekretaris : Fatmawaty Naue

Wkl.Sekretaris : Arfan Entengo

Bendahara : Rahmani Hakim,SE.

Wkl.Bendahara : Hera Dorasa Monoarfa


Sie Acara

Koordinator : Sandy Marjun

Anggota : Indra Dunggio

Anggota : Petty Patricia Panigoro

Anggota : Muh. Athar

Anggota : Muh. Siam Talipi

Anggota : Mukhlis Latif,S.Kom

Anggota : Nining Jabu

Anggota : Meylan Ntuntu,SE


Sie Transportasi

Koordinator : Ellen Rumambi,SH, MKn.

Anggota : Halim Toana

Anggota : Muh. Agung Soegiarto

Anggota : dr. Novi Pateda

Anggota : Rizaldy Uno,ST

Anggota : Ade Laliyo

Anggota : Rico Adam, SE

Anggota : Anis

Anggota : Rizal G





Sie Humas

Koordinator : M Taufik Polapa

Anggota : Dra.Daus Tolohula

Anggota : Non Alwi Shihab

Anggota : Ida Novita Uno

Anggota : Rizan Mahmud, S.Kom

Anggota : Ega Akbar Habibie

Anngota : Suwito Pomalingo,S.Kom

Anggota : Satrina Ismail

Anggota : Wiwin Supardi Husain


Sie Dana/Sponsor

Koordinator : Widyastuty Mudjarab, SE

Anggota : Helce Naue,SH.

Anggota : Femy Hamzah

Anggota : Ratna Mar’uf

Anggota : Selvy Hamzah

Anggota : Farouq Umar

Anggota : Fauziah Naue

Anggota : Yuliana Uno,SE

Anggota : Aziz Adam

Anggota : Yayu Duhe


Sie Perlengkapan

Koordinator : Ir. Rizal A. Duyo,MT.

Anggota : Yamin Halubangga

Anggota : Ishak Pakaya

Anggota : Rizal Dhambea

Anggota : Riki Adhi Pala

Anggota : Jean T.

Anggota : Boby Hamzah

Anggota : Olan Laliyo

Anggota : Indri Dunda


Pembantu Umum :

Koordinator : Ana Bobihoe,SE

Anggota : Yuyun Kaluku,SH

Anggota : Yulin Hadju

Anggota : Rukiyazain Panigoro

Anggota : Ramsiah Tasrudidin,M.Si

Anggota : Dra.Ivrina Katili,M.Si

Anggota : Sita Datau,SE

Anggota : Warni Hilahapa

Anggota : Titin Tahir,ST

Anggota : Neli Lantang

Anggota : Atin Dunda

Anggota : Budiyanto Makmur

Anggota : Gun Bempa,ST


Makassar, 15 Juni 2008

KETUA MOAWOTA




Drs. Rivai Jimmy Uno







(Foto-Foto pada saat pertemuan menyusul .....)



















[+/-] Selengkapnya...

Thursday, 19 June 2008

Pesan Terakhir Prof. John Katili

8 Juni 2008, hari minggu malam pukul 21.15...


Dia masuk dengan memakai kopiah karanji warna coklat dengan kemeja yang tampak serasi. "Assalamualaikum Wr.WB"...dia kemudian membuka pembicaraan. Semua tampak tenang mendengarkan apa yang akan diucapkannya kemudian. Saya kemudian bertanya-tanya. Siapa dia?. Teman disamping saya kemudian memberitahu, kalau itu Pak Katili ahli geologi Indonesia. Dalam hati saya, "wah ternyata dia bapak John Katili yang sering disebut2 orang-orang tua dikampung saya dulu". Tahun 1991 ketika Gorontalo terkena gempa hebat pada bulan Ramadhan, nama itu sering disebut-sebut. Benar2 beruntung saya bisa bertemu dengan orang yang benar-benar dikagumi orang-orang di kampung saya.

Di depan audience yang kira2 berjumlah kurang lebih 30 orang, dia berbicara dalam tiga bahasa sekaligus, bahasa indonesia, inggris, dan gorontalo. Ini yang membuat saya kagum, bahwa ketiga bahasa tersebut dipakainya dengan sangat fasih. Dia kemudian berbicara tentang arti filosofis bahasa Gorontalo yang mendalam. Terlebih-lebih pada arti kata seperti "Botu pingge" (sebuah daerah diGorontalo yang memiliki struktur georgrafi bukit yang berbatu dan terjal. katanya,"kalo botu pingge itu diberikan pada daerah itu oleh orang-orang tua dulu, mengandung filosofi yang mendalam". Artinya daerah itu sangat rentan terhadap runtuhan yang dianalogikan dengan "Botu Wanu Modehu madelo pingge ulopoo" (batu yang dapat jatuh berkeping-keping seperti piring).

Selanjutnya dia berbicara tentang arti change. Change menurut dia adalah sebuah peralihan keadaan, dimana orang tua dan orang muda dapat saling bersinergi untuk membangun bangsa dalam sebuah strategi pembangunan yang berkelanjutan. Change tidakberarti segala sesuatu yang benar-benar berubah, benar-benar baru dengan mengindahkan sejarah masa lalu yang besar. Pada dasarnya, change menurut dia adalah suatu titik transisi dalam skenario keberlanjutan. Pesan berikutnya yang saya anggap sebagai satu hal yang sangat menarik dan menggerakkan adalah wacana professionalism. Dia selalu berucap kalo ingin sukses jalannya adalah dengan
to be professional. ..
to be professional.
Profesionalisme menurut pak katili adalah kunci menuju peradaban yang maju dan besar. Mungkin ini setara dengan sebuah ungkapan yang berbunyi: "botolaku-lakulo odutuwa lotinelo, Boto hale-halelo odutuwa lotanggulo". ungkapan ini dibuktikan dengan sangat detail oleh bapak John Ario Katili dalam semua alur pengabdiannya.


Sumber : GorontaloMaju2020 by Uyan

SELAMAT JALAN PROF. JOHN KATILI, SEMOGA ALM DI BERIKAN TEMPAT YANG LAYAK OLEH ALLAH SWT.


[+/-] Selengkapnya...

 

© 2007 MOAWOTA MAKASSAR FAMILY | Design by Template Unik



Template unik dari rohman


---[[ Skip to top ]]---